Omahkoe

Sepenggal Kisah Perjalanan Menuju Kehidupan Abadi

Saturday, April 15, 2006

Tengah Malam di Babadan

Gunung Merapi sekarang dalam status siaga satu, normalnya sih penduduk di larang mendekat. tapi justru itulah yang bikin aku penasaran pengin liat dari dekat peristiwa batuknya merapi. Dan kebetulan tadi malam di ajak sama keluarga Pak Azis ke Pos pengamatan Babadan. Gile cuman berjarak lurus 4,4 km dari puncak merapi. merupakan pos pengamatan terdekat dari puncak merapi. kami berangkat dari jogja sekitar jam 22.30 dan sampai di tujuan kira - kira jam 23.30 setelah sempat isi perut di muntilan.
Di situlah saya benar - benar merasa kecil, terlihat sekali betapa besar gunung ciptaan Alloh itu dan betapa kecilnya aku. Terasa betapa aku tidak ada nilainya sama sekali di depan gunung itu, apalagi di depan si pembuat gunung. Mungkin saat itu kami merupakan manusia yang paling dekat dengan merapi karena ternyata penduduk terdekat ada 1 km di bawah gardu pandang. dan ternyata lagi di gardu pandang itu di lengkapi dengan bunker perlindungan yang muat untuk sekitar 50-an orang. Namun sayang menurutku kunjungan ini sangat singkat karena memang pak Azis juga nampaknya sudah ngantuk dan kedinginan. sebenernya aku pengin lebih banyak menimba ilmu dari Bapak dan Ibu Azis. banyak sekali quote - quote yang aku dapat dari beliau. diantaranya:
" Kita ke sini bukan untuk menantang bahaya, tapi untuk melihat dan mensyukuri ayat - ayat-Nya". Aku sangat salut sama keluarga ini. Matur Nuwun pak dan Bu ...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home